Perokok Dilarang Mengikuti CPNS ?

Perokok Dilarang Mengikuti CPNS ?
Gambar : kemkes.go.id
Indonesia merupakan perokok aktif yang bisa dikatakan hingga 70% adalah perokok aktif, bayangkan saja anak SD pun sudah pandai merokok karena mendapatkan barang ini sangat mudah dan harganya juga terjangkau. Nah untuk itu dari pihak Kementerian Kesehatan berharap calon pegawai negeri sipil (CPNS) jujur dalam memberi keterangan saat proses seleksi, terutama soal rokok.

Kemenkes sendiri mengatakan kami mengharapkan kejujuran bagi pelamar kalau memang aktif merokok maka usahakan lah berhenti, selain melalui tes kesehatan, Kemenkes belum memiliki cara lain untuk mengetahui seorang calon adalah perokok. Karena itu kejujuran CPNS sangat dibutuhkan.

"Yang pasti kejujuran ya. Itu yang penting," tutur Oscar lewat sambungan telepon, Jumat (15/9).

Kemenkes memang akan melakukan tes kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan. Tes tersebut ditujukan untuk mendeteksi apakah CPNS perokok atau bukan. Meski begitu, Oscar mengamini masih ada kekurangan dari tes kesehatan tersebut. Dia mengatakan, bisa saja CPNS mengaku telah berhenti merokok tapi kenyataannya masih aktif merokok.

Bagi teman-teman yang ketahuan berbohong dan ternyata lulus CPNS maka akan ada konsekuensinya.

"Ada konsekuensi dong. Persyaratan itu menjadi hal yang mengikat," kata Oscar.

Namun disampaikan informasi ini hanya berlaku untuk, calon PNS baru. Dengan kata lain, PNS lama tetap diperkenankan merokok tetapi di luar lingkungan kantor Kemenkes yang mana peraturan tersebut telah lama berlaku.

Dengan persyaratan ini diharapkan ke depannya banyak yang bisa menyadari arti kehidupan sehat dan memahami soal betapa berbahayanya rokok baik itu untuk diri sendiri maupun orang lain.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170915162303-20-242010/larang-perokok-ikut-seleksi-kemenkes-minta-cpns-jujur CATATAN
1. Follow Instagram untuk update lowongan kerja terbaru setiap hari
2. Semua proses rekrutmen dan seleksi di situs ini sifatnya gratis tidak berbayar
3. Mohon waspada apabila ada pihak yang mengatasnamakan perusahaan, dan meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau yang lainnya bisa dipastikan itu tidak benar (alias palsu)
4. Jangan lupa bagikan informasi pekerjaan ini ke rekan anda melalui WhatsApp dan Facebook

YUK BAGIKAN LOWONGAN KERJA INI :